Bahagia itu Sederhana

Tulislah saja apa yang ingin kamu tulis 🙂

Pagi ini atas izin-Nya, saya kembali mendapatkan sebuah pelajaran berharga..
Pelajaran dari sebuah dialog seorang Bunda dan anaknya, yang dipost di status Facebook.
*sang Bunda adalah salah satu teman saya di Facebook,
Beliau menjadi salah satu inspirasi saya dalam proses belajar bagaimana mendidik anak.

Berikut ini cuplikan dialognya..

Ananda : Enak ya Nda kalau diantar jemput sekolah pake mobil?
Bunda : Enaknya apa Kak?
Ananda : Ya kalau hujan kan nggak ribet pake mantel, bawa payung, baju basah gini.
Bunda : Siapa bilang enak Kak?
Ananda : Ih bunda nggak percaya.
Bunda : Kalau kita naik mobil, nggak ada yang meluk bunda dari belakang, nggak ada kepala yang bersandar di punggung …
Ananda : Emang bunda suka?
Bunda : Sukaaaaaaaaaaa banget …..
Ananda : Aku juga sayang bunda (meluk kenceng)
Bunda : (bahagia luar biasa :))

ya.. ukuran kebahagiaan tidak selamanya dinilai dengan ukuran materi..
Saya bahagia.. karena Allah memberi saya keluarga, saudara, teman-teman yang baik dan menyayangi saya dan sayapun menyayangi mereka..
Saya bahagia.. karena saya sehat.. *setelah kemarin sempat merasakan obat yang benar-benar pahit demi untuk bisa sembuh.. #metronidazole

ya.. Bahagia itu kuncinya adalah Sabar dan Syukur 😉

gambar diambil dari sini

Advertisements

7 thoughts on “Bahagia itu Sederhana

  1. Tulisan hebat……

    =======================================================================
    “Siapa sich orang yang tidak ingin bahagia?! Saya juga ingin bahagia…Tapi dengan kondisi seperti ini, mana mungkin?!!”

    Kondisi di sekitar memang bisa mempengaruhi pikiran dan perasaan. Hanya Anda yang bisa mengendalikan pikiran dan perasaan Anda sendiri, terpengaruh atau tidak.

    Apapun kondisinya, separah apapun, terimalah dengan ikhlas, kemudian pasrahkan kepada Tuhan Yang Mahakuasa.

    Ikhlas dan pasrah bukanlah sikap pasif menyerah, tapi sebuah tindakan nyata, merupakan awal aksi perubahan menjadi bahagia, lebih bahagia dan membahagiakan.

    #Anda mendapat anugerah kehidupan ini bukan untuk menganalisa kemungkinan, mencari alasan dan definisinya, tapi untuk terus berbuat dan melangkah#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s